Archive for Mei, 2010


//Sensi menyelimuti/kebosanan yang menjadi-jadi//

//Muka beraut duka/mengiris hati sang kekasih//

//Mau tak mau//aku pun merenung//

//Harapan itu penting//Apa ya harapanku//

//em..//Bisa main biola//

//Tapi hrs nabung dulu//belajar baca not balok//

//mmm..//Semoga bisa jadi violist//

//Filsafat yes//but i’m stuck on it//just think not make my desire on//

//main biola//malu ma yang bisa//

//g boleh nyerah//kyk dulu main gitar tp gagal//

T_T.. semangat..

Satu-satu

Satu-satu beban ini lepas

Satu-satu beban yang lain menghunus punggung

Hinga retak gemeretak

Satu-satu kukerjakan dengan terpaksa

Satu-satu kukerjakan dengan gegam gempita

Luar biasa aku bersemangat

Muak

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari kelelahan dan kejemuan

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari bertengkar dengan teman

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari bertengkar dengan pacar

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari benci akan sahabat penghianat

Muak aku sepi sendiri

Tapi lebih baik dari pada pusing mikirin uang dan gaji yang blm msk rekening

Muak aku sepi sendiri

Lebih baik bila aku banyak uang meski tak pernah terjadi

Muak aku sepi sendiri

Tidak lebih baik bila aku makan daging

Muak aku sepi sendiri

Lebih baik bila pacar yang pengertian dan memanjakan

Muak aku sepi sendiri

Tidak lebih baik ditemani teman idealis padahal sendirinya

Muak akan ketidakaturan keinginan diri

Muak akan ketidaknyamanan ini

Muak akan pemikiran tanpa tindakan padahal

ini juga pemikiran

Muak aku sepi sendiri

Kenapa aku muak dengan orang lain ketika

Muak aku sepi sendiri?

Kenapa aku muak dengan kemuakan ketika

muak aku sepi sendiri?

Catat ya, aku memang muak bukan karena

aku muak akan sepi sendiri..

justru sangat suka ketika ku sendiri dan muak

bukan pada kemuakan dan orang lain

tp krn mengapa ku muak akan hal ini dan itu?

Menggugat Tuhan

Aku menggugat Tuhan…

Dulu dan sekarang

Aku menyayangi Tuhan

Aku mencintaiNya melibihi kepada sahabat,

kedua orang tuaku, filsafat, buku-buku..

Ia adalah sumber keberuntunganku

Ia adalah cinta Bakti-ku

Tapi Aku pun menggugat Tuhan

10 perintah Allah tidak lengkap

Mengapa aku harus menghormati Ayah

Jika dia menyiksa ibuku?

Menyakiti ibuku?

Menyiksa aku dan kakaku?

Memeras kakaku?

Mengambil hartaku?

Mengambil kenyamanan diriku dalam keluarga?

Tidak menganggap kita ada di dalam rumah itu?

Mengapa aku tidak boleh menyakiti dan harus menghormati ayah?

Aku menggugat Tuhan

Mengapa aku harus menahan emosi ini?

Menahan hasrat birahi ini ketika justru Engkau memberikanya padaku?

Aku menggungat-MU!!!!

Aku berani mencerca Ayahku dihadapan Ibu

Aku berani menyumpah agar ia mati di jalan

Atau kalau boleh, silahkan ambil nyawaku ini..

Aku tidak nyaman lagi berada di dunia

Aku rela dan silahkan ambil

Tapi tanpa rasa sakit.. dan ketragisan..

Hapuskanlah nafas ini sekarang..

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.