Category: Nothingness


Muak

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari kelelahan dan kejemuan

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari bertengkar dengan teman

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari bertengkar dengan pacar

Muak sepi aku sendiri

Tapi lebih baik dari benci akan sahabat penghianat

Muak aku sepi sendiri

Tapi lebih baik dari pada pusing mikirin uang dan gaji yang blm msk rekening

Muak aku sepi sendiri

Lebih baik bila aku banyak uang meski tak pernah terjadi

Muak aku sepi sendiri

Tidak lebih baik bila aku makan daging

Muak aku sepi sendiri

Lebih baik bila pacar yang pengertian dan memanjakan

Muak aku sepi sendiri

Tidak lebih baik ditemani teman idealis padahal sendirinya

Muak akan ketidakaturan keinginan diri

Muak akan ketidaknyamanan ini

Muak akan pemikiran tanpa tindakan padahal

ini juga pemikiran

Muak aku sepi sendiri

Kenapa aku muak dengan orang lain ketika

Muak aku sepi sendiri?

Kenapa aku muak dengan kemuakan ketika

muak aku sepi sendiri?

Catat ya, aku memang muak bukan karena

aku muak akan sepi sendiri..

justru sangat suka ketika ku sendiri dan muak

bukan pada kemuakan dan orang lain

tp krn mengapa ku muak akan hal ini dan itu?

Menggugat Tuhan

Aku menggugat Tuhan…

Dulu dan sekarang

Aku menyayangi Tuhan

Aku mencintaiNya melibihi kepada sahabat,

kedua orang tuaku, filsafat, buku-buku..

Ia adalah sumber keberuntunganku

Ia adalah cinta Bakti-ku

Tapi Aku pun menggugat Tuhan

10 perintah Allah tidak lengkap

Mengapa aku harus menghormati Ayah

Jika dia menyiksa ibuku?

Menyakiti ibuku?

Menyiksa aku dan kakaku?

Memeras kakaku?

Mengambil hartaku?

Mengambil kenyamanan diriku dalam keluarga?

Tidak menganggap kita ada di dalam rumah itu?

Mengapa aku tidak boleh menyakiti dan harus menghormati ayah?

Aku menggugat Tuhan

Mengapa aku harus menahan emosi ini?

Menahan hasrat birahi ini ketika justru Engkau memberikanya padaku?

Aku menggungat-MU!!!!

Aku berani mencerca Ayahku dihadapan Ibu

Aku berani menyumpah agar ia mati di jalan

Atau kalau boleh, silahkan ambil nyawaku ini..

Aku tidak nyaman lagi berada di dunia

Aku rela dan silahkan ambil

Tapi tanpa rasa sakit.. dan ketragisan..

Hapuskanlah nafas ini sekarang..

8 maret–ngantuk-baca-sauna-ngantuk-dimarahin-baca-laper-ngantuk-makan-curhat-baca-jerawat-baca-sakit otak-baca-ngantuk-index-ngantuk-fb—a

9 maret–tidur-bangun-ngantuk berat-tidur-bangun-mandi-ditelepon pacar-dan itu tumben-biasanya ku yang bangunin-tergesa–gesa-ampun deh kereta jam 7 lewat tiga g ada-sms pacar dan mengeluh-ketemu temen-duduk di kereta-baca-beli koran-baca-ngantuk-tidur-bangun-citayem-depok lama-tidur-depok baru-siap–siap-keluar-ketemu bpk perpus-beli isi pena-beli nasduk-mam-sms pacar-muachh-aku sayang kamu-aku kangen kamu-ngobrol issu kampus-rektorat bejat-irrasional-sms pacar-pagi ni km ada kuliah?-ada pagi dan sore-oh…-plagiat copyright e-book-dp-doku 10 ribu lagi-stres-500 ribu per bulan-gila aja-stres-jaga perpus-baca-kerjain tugas-baca-ngantuk gila-sms pacar-telingaku panas-napa nih?-hadooh-ujan deras-huft-mata kunang2-td mam lontong n bolu loh-dikasih lumayan daripada keluar uang lg tuk makan siang-kata pacar-huft-telinga masih panas-ngantuk-kerja-index-ngantuk–worpressss–a

Apakah kau dapat membayangkan?

Saat itu, aku dikejar orang-orang,,seperti ingin membalaskan dendam..

tanpa alasan yang jelas,,ya..

mungkin mereka tahu,,

tp ketidaktahuan dan naluriku, berkata untuk pergi..

lalu,,aku dikejar orang-orang itu..

Kalau kalian bertanya, siapa orang itu,,

lebih baik tak usah bertanya,karena aku pun tak tahu..

ciri-cirinya pun tak jelas.. aneh ya?

karena aneh itulah aku menceritakannya pada kalian..

jadi jangan mengeluh..

seharusnya aku yang mengeluh,,

karena aku kabur dengan sebuah mobil menuju sutu tempat..

tempat apapunkah yang bisa aku jangkau,

namun terjebak di sebuah gunung dan tepi jurang..

semua hanya ada kuburan..

kanan kiri, depan belakang,,gunung lembah,,

SEMUA YANG ADA HANYA KUBURAN!!!

Ada apa ini? Apakah seluruh umat di dunia sudah mati?

Tidak,,aku melihat para penggali liang kubur sedang berjaga

di bawah rindangnya pohon yang menaungi dirinya dan kuburan di sebelahnya..

aku tak peduli,, dan mencari arah lain..

“Hai kau yang ada di sana,,,,,bisa kah kau kemari sebentar?

Aku hendak menanyakan arah untuk keluar dari sini…”

“Ada apa nak? Kau ingin keluar? em,,entahlah,,em,,baiklah aku akan menunjukkan arah padamu,,”

“^^ Terima kasih Pa..”

Cat. Mimpi ini merupakan salah satu sebuah tanda bagaimana  anda berada di kehidupan. Dikejar orang merupakan tanda bagaimana anda ingin melarikan diri dari masalah-masalah yang ada. Kuburan berarti anda tidak memiliki jalan keluar,,apalagi kuburannya banyak sekali,, Huft.. “Ya” untuk kehidupan ini..

Habis Kata, Hati Bergetar

Waktu berasa telah mati

Yang tersisa hanya getran dalam hati

Angin kehidupan membawa pancaran jiwa nan sejuk

Aku pun terpaku atas fenomena kehadiran aku dan alam ini

Yang ku ingat hanya getar dan rasa nyaman

Kata pun sulit dikeluarkan

 

Kala itu hujan di trotoar aku berdiri sendirian tanpa teman di samping ku aku merasa sejuk dan hatiku bergetar dan waktu mengijinkan diri untuk berpamitan dan sangat baik untuk mempersilahkanku menikmati peristiwa itu dan kini selalu sama di mana pun aku ingin maka peristiwa itu akan terulang dengan tidak hanya hatiku yang bergetar tapi payungku pun bergetar riuh memancarkan pesonanya yang biru mengaharu biru.

Ini dan Itu

Apakah kau tahu?

Apakah kau pernah memikirkan pertanyaan ini?

Apakah hijau adalah hijau?

Apakah kursi adalah kursi?

Apakah anjing adalah anjing?

Apakah aku adalah aku?

Apakah kamu adalah kamu?

 

Jangan-jangan hijau itu adalah kuning

kursi itu adalah anjing

anjing itu adalah kursi

aku adalah kamu

dan kamu adalah aku

 

hijau, kursi, aku, dan kamu jangan-jangan tidak ada. Yang ada hanya ini dan itu.

Intangible*

“Aku takut sekali pada keanehan perasaan yang ada dalam diriku”–aku benci sesuatu sekaligus aku benci akan aku yang membenci tanpa alasan jelas.

“Sekali aku pernah tidak mau bicara dengan siapa pun jua, di lain pihak aku tidak hanya saja bicara, malah hendak bersahabat. Semua rasa tak puasku tiba-tiba, tanpa sebab logis, sirna. Siapa tahu, aku tidak pernah punya perasaan itu, tetapi sekedar kubuat-buat dan kupetik dari buku-buku. Persoalan itu belum lagi terjawab olehku sampai kini.”

 

Dipetik dari buku Novel Catatan dari Bawah Tanah, Dostoevsky

 

–A Kind of Mimeseos—

 

* That exist but is difficult to describe our understanding.

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.